9 | Metamorfosis Kupu-Kupu

Artikel ini dibuat untuk memenuhi tugas Konsep Dasar IPA
Dosen Pengampu: Dr. Nirwana Anas, S.Pd, M. Pd
Nama                    : Della Putri Syafira
NIM                       : 0306221021
Kelas                     : PGMI-1
Prodi                     : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

-----------------------------------------------------------------------------------------------

       Gambar 1.0 (Sumber: foto pribadi)

Kupu-kupu berkembang biak dengan cara bertelur melalui proses metamorfosis. Mengutip dari buku Biologi – Jilid 3 yang ditulis oleh Diah Aryulina dkk, metamorfosis adalah perubahan ukuran, bentuk, dan bagian-bagian tubuh hewan dari suatu stadium ke stadium berikutnya. Metamorfosis merupakan proses pertumbuhan dan perkembangan hewan khususnya serangga dan amfibi menuju dewasa. Dalam siklus hidupnya, hewan memiliki struktur dan fungsi tubuh yang berbeda pada setiap stadium.

Metamorfosis dikendalikan oleh hormon yang dimana di bawah pengaruhnya, ukuran tubuh hewan bertambah, jaringan terorganisasi, dan bagian-bagian tubuh kembali terbentuk. Metamorfosis yang terjadi pada kupu-kupu termasuk metamorfosis sempurna (holometabola). Serangga ini memiliki stadium telur, lava (ulat), pupa (kepompong), dan imago (dewasa).

Berdasarkan pengamatan yang saya lakukan terhadap metamorfosis yang terjadi pada kupu-kupu (gambar 1.0), terlihat bahwa kupu-kupu betina meletakkan telurnya pada tanaman kamboja yang ada di depan rumah. Menurut Suara.com, dikatakan bahwa kupu-kupu dewasa meletakkan telurnya dan membutuhkan waktu 3-5 hari untuk menetas. Setelah telur menetas, maka akan terbentuk larva (ulat). Ulat ini berbadan gemuk dan berwarna hijau segar. Warna hijau tersebut di dapat dari zat klorofil daun yang di makannya sehingga menyebabkan daun-daun pada tumbuhan kamboja menjadi berlubang.

Gambar 1.1 (Sumber: utakatikotak.com)

Dari gambar kedua bisa kita lihat setelah terbentuknya larva (ulat), maka tahap selanjutnya larva akan mempersiapkan dirinya untuk menjadi pupa atau biasa disebut kepompong. Mengutip dari detikEdu, ulat membuat kepompong dari air liurnya. Pada tahap ini bisa dikatakan adalah masa istirahat ulat untuk mempersiapkan diri menjadi kupu-kupu dengan menggantung di ranting tumbuhan inang yang dipilih kupu-kupu dewasa.

Dilansir dari Gramedia.com, umumnya pupa memilikiwarna hijau atau coklat sebagai mekanisme pertahanan diri larva dari pemangsanya. Pupa akan menyerupai warna tumbuhannya sebagai bentuk mekanisme pertahanan diri. Pada gambar 1.0 diatas, tampak pupa berwarna hijau belang bercampur dengan warna hitam dan kuning menyerupai warna yang ada pada tumbuhan kamboja yang ditempatinya.

Selanjutnya, tahap terakhir dari metamorfosis pada kupu-kupu adalah imago. Udara yang masuk ke dalam tubuh pupa akan membuka cangkakng pupa tepat di belakang kepala. Kemudian kupu-kupu akan memaksa tubuhnya untuk keluar dari krisalis pupa. Setelah keluar, kupu-kupu akan menetap dan hampir tidak bergerak dalam beberapa menit untuk memompa darah pada sayapnya. Setelah tubuhnya merasa siap untuk terbang, maka kupu-kupu dewasa akan merentangkan sayapnya untuk mencari makan berupa nektar. Kemudian, daur hidup kupu-kupu akan berulang kembali setelah ia berkembang biak untuk menemukan pasangan dan melanjutkan keturunannya.

Comments

  1. Mbakk, setelah sekian purmana u kombek

    ReplyDelete
  2. Impressiveeee, daebak mba kamu baru siap semedi iya?

    ReplyDelete
  3. Jalan jalan ke pasar baru
    Jangan lupa membeli bunga
    eh disini ada kupu kupu
    yang terbang menghias dunia
    Sama seperti Della sebab kau terlalu indah dari sekedar kata....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngegombal ya mbak tikahh 😭
      Bales ahhh
      Jalan jalan ke pasar minggu
      Ga sengaja ketemu ulet bulu
      Eh kamu yg aku tunggu
      Kok ga balik naksir akuu
      Astoge pantunnya😭

      Delete
  4. Ciee wis gak gamon mbaknya? Gak dong soalnya timnas indo menang dari thailand kemaren ygy mbak dellll

    ReplyDelete
    Replies
    1. Diperlukan gamon untuk menemani hari" nugas, tapi... Wis ndak nyesek koyo mbiyen" mbak🤣🤣

      Delete
  5. Bagus artikelnya mba, semoga dapet nilai A

    ReplyDelete
  6. Retnoayuwulandari29 June 2023 at 12:58

    Kepada buk dosen, kasih nilai A ya buk🤗🤗sehat sehat buk dosen

    ReplyDelete
  7. butterfly terbanglah tinggi,wah gilak ya ni artikel bagus banget, semangat trus mba,btw juli sibuk gak?? pelan pelan pak sopir, sepeda nabi adam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bulan Juli? Ga bahaya ta?

      Delete
    2. bahaya sangat

      Delete
    3. Astaghfirullah mba" skalean, ini blogger, bukan grup gibah😭🤟🏻

      Delete
  8. kupu kupu jadi pelengkap keindahan bunga juga, btw...ngomongin soal bunga...mau gak dibeliin bunga? Kalo mau bulan Juli jalan yuk ehehehe, felan felan fak sufiiiiir

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kenapa semua orang ngajak jalan di bulan juliiii 😭😭🤟🏻

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

6| Masikah Kita Menjadi Seorang Indonesia Hari Ini?

8| Dibalik Kelezatan Mie Instant

5 | Between Us and The Others