8| Dibalik Kelezatan Mie Instant
Happy fasting, Oll! Back to my blog again! Hari ini cuaca di Medan lagi mendung, jadi ga terlalu ngerasa haus. Btw, pagi tadi sahur pake apa? Nasi sama sayur, nasi sama ayam, atau nasi sama mie? Atau malah ga sahur? Tapi apapun dan gimanapun itu, semoga puasa kita lancar sampe adzan maghrib. Aamiin.
Omong-omong soal makan sahur apalagi menunya mie instan, selama ramadhan ini udah berapa kali kalian mengkonsumsi makanan sejuta umat itu? Makanan yang punya banyak varian dan cocok dimanakan dalam kondisi apapun. Ga heran, karena harganya murah dan cara masaknya juga praktis.
Ol, tapi kalian tau gak, sih? Kandungan apa yang ada didalam mie instan? Dalam sebungkus mie instan mengandung tepung terigu, gula, natrium, minyak nabati, TBHQ, dan BHA. TBHQ (tertiary butylhydroquinone) dan BHA (butylated hydroxyanisole) berfungsi sebagai pengawet makanan. Zat ini juga dipake untuk makanan instan lainnya, tapi kalau dikonsumsi secara berlebihan akan menyebabkan gangguan fungsi hati.
Sebagian orang bilang, kalau makan mie instan itu ga cukup 1 porsi. Ternyata hal itu bisa terjadi karena bahan utama mie instan terbuat dari tepung terigu olahan. Dimana tepung terigu mengandung karbohidrat rafinasi yang meski tergolong karbohidrat sederhana dan tidak mengandung banyak serat, akan tetapi mampu membuat tubuh lebih cepat lapar. Nah, jika keinginan ini terus dituruti, maka berat badan akan berangsur-angsur naik sehingga akan meningkatkan risiko obesitas.
Lazimnya orang Indonesia itu adalah “belum makan kalau belum makan nasi“, right? Dateng kita makan mie instan dipakein nasi biar kenyang sekalian. Mie instan tadi mengandung karbohidrat, terus ditambah nasi yang juga karbohidrat akan menyebabkan kadar gula darah akan cepat naik. Dalam satu bungkus mie instan mengandung sekitar 40 gram karbohidrat, sedangkan satu centong nasi putih mengandung sekitar 38 gram karbohidrat. Jika dikonsumsi bersamaan, jumlah tersebut juga tergolong tinggi. Itu pun untuk sekali makan, beda lagi yang masaknya 2 porsi atau lebih?
Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat (AS) menyebut, seseorang membutuhkan 300 gram karbohidrat untuk keseluruhan asupan 2.000 kalori per hari. 100 gram nasi putih mengandung 152 kalori, sementara itu, satu bungkus mie instan mengandung sekitar 350 kalori. Jika kita mengkonsumsinya bersamaan, tentu asupan kalori yang kita terima dalam satu kali makan mencapai 502 kalori lebih dari nasi dan mie aja. Kalori berlebihan akan disimpan sebagai lemak oleh tubuh nantinya dan lambat laun bisa memicu obesitas kaya yang aku bilang diatas.
Dari beberapa artikel yang kubaca, makan mie instan saat sahur itu tidak dianjurkan. Karena di dalam mie instan sendiri mengandung bahan pengawet yang berefek negatif dalam proses pencernaan. Selain itu juga bisa membuat tubuh sulit untuk menyerap nutrisi dari makanan lain serta tidak bertenaga dalam beraktivitas sehingga mudah lemas.
Intinya, Ol. Segala sesuatu yang berlebihan itu pasti tidak baik. Boleh makan mie instan, tetapi jangan keseringan. Karena mie instan sendiri sulit untuk dicerna dalam perut. Ya, karena menggunakan pengawet tadi. Dikutip dari The Straits Times, Profesor dari Harvard dan ahli diet Mounth Elizabeth Hospital, Seow Vi Vien menjelaskan bahwa batas makan mie instan dalam seminggu adalah satu sampai dua kali. Sebab, mie instan memang memiliki banyak kalori namun tidak memiliki banyak nutrisi. Jadi, jangan makan mie instan setiap hari ya, Ol.
Tips dari aku supaya mie instan ga berbahaya dimakan dan sebagai upaya
untuk meningkatkan nutrisi dalam sajian mie instan, kalian bisa menambahkan
beberapa bahan tambahan seperti telur, bayam, wortel, tomat, jamur, kubis, dan
bahan-bahan alami lainnya. Jika memungkinkan, jangan gunakan semua bumbu yang
tersedia dari mie instan tersebut, tapi gunakan setengah takaran untuk
mengurangi jumlah garam dan MSG yang dikonsumsi. Atau bisa juga bikin bumbu
alami sendiri.
Nah, Ol, kalau kalian sering makan mie instan bahkan bisa
dibilang rutin, sebaiknya mulailah kurangi mengkonsumsinya agar terhindar dari
bahaya mie instan terhadap kesehatan. Mulailah dari diri sendiri. Karena, satu
gerakan mampu mempengaruhi sekitar. Mari hidup sehat dengan menjaga pola makan
yang sehat.
See yaa, Ol! Seperti biasa, jangan lupa komen dibawah yaa
#mieinstant
#polahidupsehat
#literasiedukasi
🌻🌻🌻
Tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas Konsep Dasar IPA
Dosen Pengampu: Dr. Nirwana Anas, S.Pd, M.Pd
Nama: Della Putri Syafira
Kelas: PGMI 1
Prodi: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
Mbaa, puasa" ngomongin indomie😭😭
ReplyDeleteTapi makasi blognya keren dan selalu mengedukasi🔥
Makasii udah bacaa mbaa, semoga menambah wawasan kita yaww
DeleteBlogmu yg selalu kutunggu mbak. Bener mbak, saya sendiri suka makan mie instan. Selain obesitas juga bisa menjadi pemicu kanker kalau keseringan mengonsumsinya.
ReplyDeleteMakasii mbak feyy udah selalu baca blog sayaa
DeleteApapun makanannya, tetap indomie~ seleraku~
ReplyDeleteYa Allah malah ngiklan wgwg
DeleteIsi blognya sangat bermanfaat mbak. Benerbak tidak sedikit orang di Indonesia yang suka dengan mie instan selain enak, instan itu termasuk murah dan sangat praktis dibalik hal itu semua yang membuat masyarakat akan abai dengan kesehatannya. Bgolnya sangat bermanfaat .... Della keren❤️
ReplyDeleteTerimakasih mbak tikaahhh, kamu juga mengedukasi dan kerennnn luv❤️
DeleteMie instant makanan seribu umat, apalagi kalo cuaca dingin hmmm nyummy dengan kuah pedes.. tapi ya jgn berlebihan
ReplyDeleteKrn apa pun makanan yg dikonsumsi klo berlebihan emang berdampak negatif..
😍😍🥰🥰😚
DeleteEmang enak, apalagi dimakan waktu puasa hmmm nyuummyyyyy
DeleteLah gimana konsepnya dimakan waktu puasa
DeleteTo anonymous: makanan pedes emang gaada tanding, tapi perut harus tahan banting
DeleteBtw ali&kazet suka banget ngerusuh
Besok kita sahur pake indomie aja yak
ReplyDeleteMauu dong buk, dipakein sayur yak
DeleteMie instan, kalau mendengar kata mie instan pasti sdh membuat orang tergiur. Alhamdulillah dah ga mengkonsumsi, hindari makanan berbahan tepung2an itu lebih baik . Sehat bareng2 yuk🥰
ReplyDeleteLah kenapa menghindari makanan bertepung' buk, jadi nanti kue lebaran siapa yang makan😭
DeleteTo Rachel: bnr jga
Deletega gitu konsepnya mba rachel😭
DeleteMemang sih indomie enak. Indomie goreng atau kuah sama-sama enak. Apalagi ditambah telor. Apalagi pas musim hujan. Apalagi pas anget anget. Apalagi dimakan 2 bungkus sambil nonton. Apalagi dimakan bareng temen atau keluarga.
ReplyDeleteApalagi sambungannyaaa, oh gini
DeleteApalagi dimakan waktu bersamaan sama dia
Eaa
terimakasih ilmunya,btw saya sula martabak indomie😻😻😻😻
ReplyDeleteApalagi buatan achaa, pasti enaak
DeleteAlhamdulillah selama puasa belum ada makan indomie 🙏🏻
ReplyDeleteGmna mau makan mie, orang tiap hari dimasakin sayur sama ibuk kost
DeleteTim yang makan Indomie tapi akhirnya dibuang lagi sama tubuh 😭 gimana mau obesitas coba
ReplyDeletega ush makan, percuma akhirnya jadi 💩
DeleteDimana' selalu nongol luhk
DeleteYooe
DeleteWis toh mba retno, kuwi mangan mie ra cukup sebungkus ae
Deletemie instan emg makanan seribu umat tapi masih menjadi misteri apkh ada yg tdak suka emi?, blog nya kali ini bahas emi besoknya bahas cintaku padamu🤭✊🏻🖐🏻
ReplyDeleteKerenn mbaa, proud of u><
Hiii kamoh, terimakasih udah baca sygg..
DeleteEmang yang berlebihan itu ga baik, kecuali cintaku padanya memang harus berlebihan itu
ReplyDeleteBuset dah, bagusan mana mie sampe bengek daripada makan cinta
DeleteMba rachel ya Allah..
DeleteTapi kalo pake rumus negasi mtk jadi gini rumusnya:
Aku cinta dia, dia tidak cinta aku
Krennn bgttttt kmuuuu
ReplyDeleteTerimakasih mbaa ayuu
DeleteHmmm.. bahas mie instan
ReplyDeleteuntuk anak kos tu makanan terfavorit
Tapi tetep jgn terlalu sering, kalau sesekali ya gpp apalagi ditambah sayuran, telur dan pedas nampol wih... makannya sambil nonton Drakor atau Drachin.. hmmm sluuurrrpp mantuuul.. 🍝👍
Ibuk si paling dracinn, tapi iya si sambil nonton makan mie instan, apalagi rasa kari wakaka
DeleteIsi blog nya bagus ya della 🥰
ReplyDeleteSebaiknya kita jangan terlalu banyak mengonsumsi mi instan. Banyak sekali berbagai bahaya makan mi instan, terlebih jika kamu tidak mengontrol asupan makanan ini dengan baik. Tetap semangat kasih tips Untuk kesehatam kita. Semangatya anak bunda mifta
Terimakasih sudah baca bundaaa, semoga menambah wawasan kita yaw xixi
Deletehsjejejeb pgen miiiii
ReplyDeleteAyo belii
DeleteGa lanjut lagi blognya mbak?
ReplyDeleteHi mbaa dilanjut kok, tapi nnti hehe
DeleteBlognya masih belum nambah y mba?
ReplyDeleteMau baca tapi belum ada blog baru. Nungguin dari kemaren" tapi biomu ga ngeblog selama beberapa bulan mbak. Aku kpengen curhat tapi bingung ngomongnya gmnaaa
DeleteMaaf mbaaa 😭🙏🏻 saya baru nongolll. Kamu pengen curhat apa mbaa saya disinii. Atau kita bikin forum curhat aja ya?
DeleteIni dia orngnya
DeleteMau mbak bikinnya dmna atau udh bikin?
Mbakk, saya baru bukak blog kamu kok tiba" bionya gitu? Mana saya ketinggalan baca yg ini lagi
ReplyDeleteMbak vii iya itu bionya lagi merasa tidak pd sajaa
DeleteKemaren ntu ignya kosong kuliat tapi ini udh ada lagi. Mba dedel wer ar yu
ReplyDeleteAm hiyer mbaaa, saya disini kok ga kemana². Sama seperti perasaanku padanyaa eaaa
Delete