3| People Come, People Go and Who Will Stay?
Hi, Y’all! Welcome back to my blog again. How’s everything? Bad or not, I believe u can handle it. Today is the last day of January. Apa target yang udah kamu capai dibulan ini? Btw, Medan udah ga sering hujan. Xixi. Tapi langitnya masih suka mendung, seperti hatiku. Ea~
Tapi langit mendung suatu saat pasti akan cerah kembali. Memberi harapan yang lebih pasti. Karena mendung suka bikin orang khawatir bakal turun hujan atau engga. Bikin ibu-ibu cemas soalan jemuran yang masih pada basah. Bikin para penjual kaki lima siap-siap memilih tempat berteduh. Dan segelintir persiapan lain sebelum hujan datang.
Bicarain tentang langit mendung dan hujan, sama halnya dengan people come and go. Kalian pernah berpikir kenapa orang-orang bisa datang dan pergi? Kalau jawabannya “ya“, berarti kita sama. Manusia datang dan pergi memang udah karena hukum alam. Sama seperti langit mendung tadi. Sama seperti pagi dan malam. Sama seperti langit senja yang indah, namun singgahnya hanya sesaat. Begitu juga orang-orang yang ada di hidup kita.
Dilansir dari IDN Times, setiap hari dalam 5 detik, ada 25 bayi yang lahir dan rata-rata ada 9 orang yang meninggal di dunia. Hal tersebut sebagai fakta bahwa hidup itu seimbang. Ada yang datang, dan ada yang pergi. Kita tidak bisa mengelak dan berharap yang pergi akan kembali lagi ke kita. But, if every people go, who will stay?
Seseorang terpenting dihidup kita sekalipun pasti akan pergi ninggalin kita karena suatu hal. Like your friends, your siblings, and your parents (but, hope Allah kasih umur yang panjang buat orang tua kita, aamiin). Mau tidak mau, suka tidak suka semua yang datang pasti akan pergi. Dan setelah kepergian mereka pasti akan tergantikan oleh yang lain. Dan memang feelnya ga lagi sama, because all humans are different from each other.
Aku pernah pergi ke suatu tempat dengan menaiki kereta. Stasiun seperti biasa, ramai orang-orang berlalu-lalang datang dan pergi. Di perjalanan di dalam kereta, banyak perbincangan yang dilakukan orang-orang. Baik kenal maupun tidak kenal, semuanya saling tegur sapa dan berbincang karena sesuatu. Seperti menanyakan nomor tempat duduk, menanyakan asal dan arah tujuan atau hanya sekedar permisi karena duduk di tempat yang sama. Aku melihat pertemuan.
Hingga kereta berhenti di stasiun yang dituju, masing-masing penumpang turun dan berganti dengan penumpang yang lain. Perbincangan juga masih terjadi. Saling melambai seraya mengucapkan selamat tinggal. Satu hal yang kutangkap dan masih mengalun ditelingaku sampai sekarang adalah kalimat seseorang, “Cepet kali, ya sampainya. Semoga pulang nanti kita ketemu lagi di satu kereta.“ Kalimat yang membuatku tertegun waktu itu. Disitu, aku melihat perpisahan dan sebuah harapan untuk pertemuan kembali.
Dan dari semua pengertian peole come and go, pernah ga sih kamu ngerasa selalu berada di posisi yang ditinggalin? Kamu ga pergi dari hidup someone, dan ga dateng juga ke hidup someone. Tapi tetep stay di tempatmu. Menerima yang datang, dan mempersilahkan yang pergi. Seperti pantai yang selalu dijadikan tempat menunggu senja. Seperti rumah sewa yang ditinggali sesaat sampai seseorang menemukan rumah yang baru. Tidak ada yang menspesialkanmu dan membuatmu benar-benar berarti dihidupnya.
Tapi, ada yang lebih parah dari ini. What’s that? Adalah saat seseorang datang ke hidup kamu dan mengenalkan dunianya kepadamu. Kamu disuguhkan dengan kemewahan dan keindahan di dalamnya. Diajak keliling ngeliat semua yang ada di sana sampe kamu ngerasa nyaman untuk tinggal meski prosesnya lama. Dengan berjalannya waktu, hati kamu mulai terbuka dan jatuh cinta.
Setelah kamu mulai yakin dan menaruh hatimu di sana, seseorang itu mengusirmu begitu saja karena dia telah mendapat seseorang yang baru. Atau bisa saja orang lama di hidupnya datang ketempat itu lagi. Dia mulai bosan padamu karena kemarin kamu terlalu lama membuka hati dan mungkin telah mengetahui sisi burukmu. Dan dia tidak suka.
Sama seperti saat kamu diajak main kerumah temenmu, lalu dia menyuruhmu pulang. Mengusirmu dari rumahnya karena dia udah punya temen baru tanpa memikirkan perasaanmu. Kamu disuruh pergi menjauh dari tempat yang gapernah kamu datengin kalau ga karena diajaknya. Sederhananya, kamu ga dateng dan ga pergi dari hidup seseorang. Dia yang mengajakmu untuk kerumahnya, tapi dia juga yang mengusirmu pulang. Menjauhinya.
Perlakuan seperti itu pantasnya disebut apa?
Jika itu terjadi padamu, maka pulanglah. Hatimu telah dirobeknya, plesterlah agar tidak bertambah lebar. Karena aku pernah begitu, dan aku memilih pulang. Di sela-sela itu juga, pikiranku tidak berhenti bertanya-tanya mengenai apakah ada kesalahan yang kuperbuat. Kalaupun iya, pasti orang sepertiku memang tidak luput dari salah.
Dan saat itu, keluarga menjadi selimut pelindung tubuh. Candaan penghibur dan kata-kata penenang sebagai obat penyembuh bahwa semuanya akan berjalan baik-baik saja tanpa mereka yang telah menyakitimu. People come and go adalah hal yang wajar jika tidak menyakiti seseorang. Aku belajar untuk menerima dan ikhlas dalam proses penyembuhan dan pendewasaan diriku.
Satu sisi, aku juga tidak boleh egois dan harus memahami bahwa setiap yang datang dan pergi pasti karena suatu hal. Masing-masing dari kita juga memiliki kesibukan untuk tetap menjalani hidup. Apalah arti pertemuan dan perpisahan? Yang tinggal hanyalah kenangannya saja. Dan itu barangkali yang membuat sakit. Kenangan yang mampu membuat rindu dan terlalu dipikirkan akan membuatmu sakit. Tanpa disadari, masing-masing dari kita pasti akan come and go dari hidup seseorang. Tidak terkecuali aku sendiri.
Mungkin saja saat ini, ada seseorang yang pernah bertemu kamu sedang mendoakan kamu untuk bisa dipertemukan kembali denganmu. Kali aja dia ingin menceritakan banyak hal, mengabarkanmu berita yang menyenangkan dan membuat hatimu senang, atau ingin memberi hadiah karena kamu telah menolongnya dahulu. Who knows?
Sama seperti januari yang dalam beberapa jam kedepan akan berakhir hari ini, tergantikan oleh februari. Semua akan datang dan pergi silih berganti. Who will stay? Just God and yourself. Allah tidak pernah meniggalkan kita seburuk apapun keadaanya. Begitupun diri kita, kita punya hidup dan cuma kita yang bisa menjalaninya seberat apapun ujiannya. Bahkan keluarga yang dari nol udah sama kita pun tetep bakal ninggalin kita.
Tapi, seperti diawal tadi. Langit yang mendung pasti akan cerah kembali. Suatu saat kamu yang ditinggalkan pun akan dipertemukan dengan orang yang baru lagi. Hidup itu seimbang dan jangan khawatir karena Allah yang mengatur segalanya. Tidak ada kecacatan sedikitpun dari apa yang Dia ciptakan. Semuanya terukur dan terstruktur.
Oiya, Y’all, hari ini juga hari terakhirku ngajar nge-les anak-anak dirumah. Ada beberapa sebab untuk berhenti ngajar, sebenernya berat juga, sih. Bakal rindu sama kejailan mereka pasti. Apalagi kalau ditanya soalan tugas atau sesuatu gitu, mereka selalu ngejawab pake kalimat fenomenalnya Dilan cepmek wkwk. “Ibuk nanyea?“. Gaada lagi yang sibuk manggilin dan ngetukin pintu sambil bilang, “Iiibuuk“. Sore-sore dirumah pasti sepi gaada suara ketawa mereka dan aku yang suka take video sehabis kami belajar. Gaada lagi yang suka kasihin surat dan bikin gambaran meskipun isinya aneh. Sorry y’all, jadi mellow gini, hehe. But, wish the best for all of us. Keep fighting!
Mari beristirahat. Hari ini kamu telah bekerja keras. Rebahkan tubuh dan maafkan kesalahan orang-orang. Semoga kesalahan kita juga dimaafkan oleh mereka. Jangan lupa baca Al-Mulk, supaya berkah. Kita ga tau ‘kan, mungkin aja hari ini adalah hari terakhir kita ngaji? Wallahu ‘alam. Cuma Allah yang tau. Semoga umur kita panjang dan berkah supaya bisa membahagiakan orang tua dan bermanfaat bagi orang banyak. Aamiin Allahumma Aamiin.
Good night and see u all!
Bumi dan Bulan from Hivi! Play on my spotify 🎧🎵

Apaan si, anak les privat mu itu mengganggu bund, belom lagi ketawa ketiwi yang berisik banget, kalo Abang bakso lewat minta beliin, or anything, it's bother me. Belom lagi kalo ngomong asal ceplos bikin u kit heart kan, berlindung di "namanya juga anak anak" hueleh
ReplyDeletetipe' ga sayang anak
DeleteKalo anak w beda lah ngab, ya lebih w sayang
DeleteSaya cinta anak" weii
DeleteIdie
DeleteBegitulah hidup...
ReplyDeleteDan aku tidak tahu hal indah apa yang aku lihat dahulu sampai aku 77x memohon kepada tuhan agar bisa hidup di dunia....
Sialnya aku ingin kembali ke sana...
Ada, pasti Tuhan menciptakanmu ke bumi untuk memberikan keindahannya
Deletepuntennn,mampir disini untuk berkata kata eaakkk
ReplyDeleteUntukku sebelum untukmu....
Harus ada spasi agar tulisan bisa dibaca?
harus ada henti agar langkah bisa dapat diperbaiki?
Mari terus menerus mendewasakan,Agar mengerti kapan harus berhenti dan kapan harus mengalah lagii
My January, will always be the most beautiful
Sounds good. I hope your day is always going well until December
DeletePantesan mantan gw banyak, rupanya people come n go toh
ReplyDelete😭
DeleteCukup anda yg bernama Ali yg bermantan banyak. Untung Aliando syarief tidakk
DeleteNaaah kalo yang ini sih suuuaaakiiit banget COOOOOK 😫 kayak, w dihidup loe anggep apaan maen sesuka ati aja, kan jadinya kek w yg butuh lu :v
ReplyDeletepasti lu buat story' gini kan " kalau manis diawal permen karet juga bisa" atau " segitu banyaknya mainan kenapa harus aku yang engkau mainkan 😔" awokawok
DeleteBuset kagak, w upload JJ nih no galau galau😎😏
DeleteSakit ya mba Rachel, sampe gabisa bilang
DeleteTapi someone itu bner" kaya ngusir si mba. Dan saya baru nyadar diri sekarang :)
DeleteGa tanggung jawab banget ya :)
DeleteY'all malmingnya kemana niiee
ReplyDeleteBu guru jgn sedih"
ReplyDeleteXixi sebentar aj
DeleteIt's okay if them leaves you. You still have yourself, beautiful 🤍
ReplyDeleteThank u, dear 🤍
DeleteBeautiful name, beautiful attitude
Reading this at 3 am, Kita memang gabisa buat orang untuk stay with us. Tapi, dari tulisan ini aku faham kalau Aku juga dijadikan tmpt persinggahan sesaat. I dunno I must hate them or not bcs they didn't make wrong. Life is hard, now I'm just leave in my own and I don't want if they're come back to me again
ReplyDelete*live
DeleteHi mbak Feyyy, tadi malem begadang yaa? Atau baru bangun? Alangkah baiknya untuk tidak saling mrmbenci. But, number one that u must save is urself ;)
DeleteKalimat "keluarga menjadi selimut pelindung tubuh"
ReplyDeleteDeep :"
But I am broken home
Gurl, I didn't mean to hurt u with that sentence. I'm here, n u're my fam now. Kita bagi cerita sama" disini yaa ^^
DeleteDon't be sad, I'm with u! We're with u!
I know buk authorr, I didn't mean tooo. Take it easy;
DeleteAku baru buka blog ini lagi dan ternyata ada new readers! I'm so grateful! Let's be friends in this place. Kalau kita diusir dari tempat yg ga inginkan kita, maka Kita buat tempat Kita sendiri. It called "tempat orang² yg terbuang" is not bad. We can sharing together in here, okayyy
ReplyDeleteMba, tau ga, apa yg lebih manis dari gula?
ReplyDeleteJawabannya, setiap awal pertemuan manusia :)
Janjinya juga manis mbak :)
Delete