1| Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti

Hallo, everyone! How was ur Sunday? Have u the best holiday? Or just stay at home, watching movie, help ur mother, scrolling social media, and something that u like to do? Xixi, hope ur day always happy! 

Medan pagi tadi masih hujan, tapi ga separah kemarin. Jujur, kemarin hujannya awet banget dari pagi sampe pagi lagi. Kaya rasa ke dia aja, asseek. 

Btw, after one year ago aku baru balik nulis ke blog ini lagi. Dan kayanya bakal rajin nulis disini, sih. Time grow so fast, right?

Kali ini, aku mau berbagi cerita tentang berdamai dengan rasa sakit berdasarkan pengalamanku sendiri. Kalian pernah patah hati? Because why? Karena ditinggal ur favourite person? Ur bestfriends leave u alone? Or ur parents? Dan apapun alasannya, setiap dari kita pasti pernah merasakan patah hati. 

Awalnya, aku berpikir seseorang bisa sakit hati karena perlakuan atau perkataan seseorang. Tapi lain dari itu, ternyata semua berasal dari diri kita masing-masing. Kita akan merasa sakit karena pikiran dikepala kita sendiri. Misal, someone that u like leaves u, and after that kamu akan berpikir kenapa dia bisa meninggalkanmu. Apa kesalahan yang kamu buat, atau dia bosan karena tidak lagi cocok untuk sekadar dijadikan teman mengobrol. When u feel it, kejadikan menyedihkan lainnya bakal mengikuti dibelakang.

Apa obat patah hati? Kalau aja Harry Potter bisa nyiptain resep khusus untuk menyembuhkan luka, aku bakal beli. Lol, wkwk. 

Kejadian menyedihkan akan terulang dan terus berulang kita rasakan kalau berulang kali juga kita pikirkan. Dan aku orang dengan tipe itu. Karena, ga mudah buat ngehapus kenangan baik yang pernah kita lewati bersama orang yang kita sayang. Kita susah untuk ngejalani hari-hari biasa tanpa dia. Ujung-ujungnya kita harus menyesuaikan diri lagi dilingkungan yang tidak asing bagi kita. Luka hati lebih sulit sembuh dibandingkan luka fisik. Luka yang ini beda dari luka karena tersayat pisau atau luka karena jatuh di aspal. Luka hati tidak tampak, tapi sekalinya sakit, seluruh badan turut merasakan.

Sebenernya, patah hatiku lucu, sih. Tbh, i’m so shy to say.  Aku ngerasa diputusin padahal ga pacaran, dan gaada hubungan spesial juga. Jangan ketawak. But whatever, karena ini yang aku rasain.

Aku takut untuk jatuh cinta. Did u know what I mean? Takut kalau salah menaruh rasa ke orang lain. Takut karena merasa ga pantes buat orang itu. Tapi sekali aku punya rasa ke someone, i will make him special in ma life. And he’s my first love, first people to make broke my heart too. Ga, sih, dia juga punya hak untuk pilihannya sendiri. Mungkin aku saja yang terlalu jatuh. Cinta itu sebenernya apa, sih? Ngerepotin perasaan banget.

Hampir seluruh hidupku, aku takut membiarkan orang jadi terlalu dekat, karena aku takut apa yang mereka mungkin temui jika mereka benar-benar melihatnya? jadi aku mendirikan dinding, dan menjauhkan orang-orang. Lalu kemudian, aku bertemu dengannya. Dan aku bisa merasakan dinding itu runtuh. Hanya karenanya dan itu berhasil membuatku ketakutan. Takut karena setelah semua orang yang dekat denganku mengetahui kekuranganku, maka mereka akan menjauh. Kalian ngerasain hal yang sama denganku?

And after this all, aku kembali menutup diri. Tapi ga ngejauh dari orang-orang disekelilingku. Memang, people come and go. Tapi selama masih ada orang-orang terdekat, jagalah mereka. Hargai selagi ada. Untuk mereka yang pergi, biarlah mereka menemukan orang baru untuk mengisi kekosongan hidup mereka.

Sometimes, kita takut ngerasa sendiri. But sometimes, kita juga harus menyampingkan ego kita karena setiap orang pasti punya kesibukan masing-masing. Hari-hari berat pasti ada. Rasanya memang nyesek ditinggal sama orang yang kita sayang. Sampe kehilangan selera makan, sulit tidur ‘cause thinking about him, ngerasa kaya ada yang kurang tanpanya. Everytime I’m still waiting to him text me back, calling, n make a jokey. And I always missing all the small think that he do.

Patah hati memang ngebuat kita seperti kehilangan arah tujuan, kesepian, tidak dicintai, depresi dan tidak berharga. Kita berhak berduka dan bersedih. If u sad, ga salah untuk nangis. Karena nangis adalah salah satu cara ngeluapin emosi yang kita rasain. Tapi jangan terlalu lama, kamu juga butuh energy untuk balik melakukan rutinitas. Kamu juga harus bangkit untuk orang-orang yang sayang padamu. Orang tua, saudara, dan teman. Sejatinya, keluarga adalah orang pertama yang selalu tau keadaan kita gimanapun keadaannya.

Dari situ, aku belajar untuk berdamai dengan rasa sakit. Menerima semua meski berat hati diawal. Mungkin memang, ini jalan yang Allah kasih supaya aku lebih besar dalam mengejar cinta-Nya, bukan cinta makhluk-Nya. When I woke up at 3 am and look at the mirror in my room. I’m talking with my self and said, “Hi, aku. Kini kamu memang sedang bersedih, tapi janji tidak akan lama. Kamu akan berharga dan dihargai pada orang dan tempat yang tepat. Kamu harus sembuh dan kembali menebar kebaikan. Teruslah bermanfaat. Kamu hebat!“

Dan yang lebih tenangnya lagi, setelah sujud terakhir dan mendoa meminta supaya Allah melapangkan hati, menyembuhkan bagian yang sakit, dan diberi ikhlas lebih besar. Rasanya duduk berdua dan bercerita sama Allah itu tentram banget. Ternyata, cinta itu ga berisik, ya. Meski pikiran tentang dia masih kerap terlintas, tapi aku selalu inget bagian yang bahagianya. Seperti, lagu kesukaannya, selera humornya, perdebatan tentang suatu topik, objek yang dia suka dan lainnya. Jadi, setiap inget dia itu dibawa doa supaya dia juga selalu bahagia dan dilancarkan segala schedulenya. And I never hate him.

Seperti yang Bu Rina, Dosen Psikolog katakan, “Saya menggambarkan hati itu bulat. Jika hati punya masalah, maka segeralah move on dari masalah itu. Masalah setiap orang bisa saja sama, tapi cara mengatasinya berbeda-beda. Ibarat bola, jika ditendang maka bentuknya akan bangkit kembali ke posisi semula.“

Tidak ada yang salah dengan patah hati. Selama kita terus bangkit dan terus belajar menjadi manusia seutuhnya. Kita harus belajar ikhlas, belajar memaafkan, dan berdamai dengan rasa sakit. Masih ada orang tua untuk berbakti, masih ada saudara untuk disayangi, dan masih ada teman dekat yang bisa dipercaya untuk menghibur hari-hari sulit. Sudahkah kita bersyukur? Mungkin kemarin aku lupa untuk itu.

Untuk kalian yang sedang dan masih dalam fase ini, mari sembuh sama-sama. Plester bagian yang terluka. Tutupi agar orang lain tidak tau. Dan jaga agar jangan ada lagi orang yang berani menggores hatimu.

Jangan lama-lama sakitnya, ya. Blog ini kayanya bakal jadi tempat curhat, deh. Wkwkwk. Tapi gapapa, kita bisa saling cerita. Menggalau itu asik, kannn. Kalau kalian, gimana cara mengobati patah hati? Komen dibawah yaaaa.

 


~Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti from Banda Neira~

I recommended this song for u tonight. . See u to the next chapter all. Gnight! 

 

 

 

Comments

  1. Berharap kepada makhluk adalah seni menghancurkan secara perlahan

    ReplyDelete
  2. Jika kamu berani mencintai makhluk-Nya, maka lebih besarlah cintamu pada-Nya

    ReplyDelete
  3. Mencintai dia yg ga cinta kamu balik itu buang buang waktu,move of ayoo,gws

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tuhanku cinta dia, tapi dia engga cinta~ muehehehe

      Delete
    2. Tuhan bila masih ku diberi kesempatan inzinkan aku membunuh first love mu

      Delete
    3. Jangann, I love him so much

      Delete
  4. Yang patah tumbuh yang hilang berganti, namun jangan berikan bunga yang tumbuh dengan perjuangan itu kepada orang yang dengan mudahnya membuat yang tumbuh itu kembali hilang

    ReplyDelete
    Replies
    1. But, so hard to make him lost from my heart :"

      Delete
  5. Today is 1 Rajab, happy fasting y'allll

    ReplyDelete
  6. Retnoayu wulandari23 January 2023 at 18:10

    Pengen galau tapi gak ada yang nyakitin itu gimana bund?😔

    ReplyDelete
    Replies
    1. 😭 jagan sampe disakitinn

      Delete
    2. kenapa kepengen galau?

      Delete
    3. Retnoayu wulandari23 January 2023 at 18:13

      Biar bisa buat sad story' kaya orang orang ngab awokawok

      Delete
    4. Anehhh, tapi enak sih menggalau🤘🏻

      Delete
    5. gimana kalo buat romance story' sama saya aja, tertarik nona?

      Delete
    6. Retnoayu wulandari23 January 2023 at 18:17

      W cari cowo spek jaehyun sama yg suka baca bang, emangnya situ Sabi?

      Delete
    7. Maaf, tapi hati saya hanya untuk dia seorang

      Delete
    8. Sabi alias bisa lah, secara kan gw au abies 😎☝️anjay wgwgwg

      Delete
    9. Jaehyun sopo, saya kenalnya diaa😭

      Delete
  7. Kamu tidak akan menjadi kuat tanpa ujian yang hebat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setiap kita diuji untuk naik kelevel tertinggi

      Delete
  8. Segalanya pernah hadir. cinta, tawa, raga, dan rasa. Meski mereka hanya sekedar singgah.

    ReplyDelete
  9. Rachel sekarang ga doyan soto23 January 2023 at 18:22

    Jangan nyuruh aku sabar, seharusnya kalo bercanda aku ketawa, bukan baper

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo singgah kasih kopi, bukan hati😭

      Delete
    2. Rachel sekarang ga doyan soto23 January 2023 at 18:24

      Lah jambu w salin juga ni kalimat pertama

      Delete
    3. Mba Rachel sekarang sukanya affaahh

      Delete
    4. Rachel sekarang ga doyan soto23 January 2023 at 18:29

      Sekarang sukanya cowo fiksi yang sialnya cuma ada di haluan imajinasiku bund😔

      Delete
    5. Gapapa juga si mba, cowo fiksi ga nyakitin

      Delete
    6. Rachel sekarang ga doyan soto23 January 2023 at 18:35

      Ho'oh saya sendiri lagi yang nentuin kisah cinta kami happy apa sad, sekarang dimimpi, kami punya 3 anak satu cewe dua cowo xixi🤭🤭🤭

      Delete
    7. Yaolooo 😭 sing sabar mba

      Delete
  10. Putune Mbah jimin23 January 2023 at 18:33

    Buk author buat cerita ala ala anak muda donk yang sangat cyocyok dengan diriku yang baru puber inich 😘😘

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bolehh, konflik cerita kamu mau dibuat gmnaaa

      Delete
    2. Putune Mbah jimin23 January 2023 at 18:47

      Konfliknya buat saya aja yang selingkuh bund, biar ga cowo terus yang selingkuh emangnya cewe ga bisa apa😏😏

      Delete
    3. Selingkuh tidak baikk, tapii sabilah dibuat awokawok

      Delete
  11. Padahal disuruh mampir doang tapi nemunya tulisan yg lagi dibutuhin banget♡ Emang salah satu obat patah hati tu nulis ya^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener Banget kakk, nulis juga salah satu cara meluapkan emosi. Makasi banget udah mampirrr🤗

      Delete
  12. Finally, I lost my favourite notification. I'm not moving on but I'm letting u do ur thing. I may not be talking to u, but if u would call or message me, I will respond. U're the first n the last person I think of before I sleep n after wake up. I'm just focussing on myself, but I can't deny that I'm missing u. I wish I could talk to u, but I know where I stand. I know my worth n importance. U always be here. My heart will remain open for u. If u find this comment one day Mr. I, I want u to know that u're the reason why I never fall in love again with someone.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Listening Nights - Frank Ocean at 3 am. Song that u like n maybe Ur fav

      Delete
    2. Gbye, hope ur studies goes well. Save flight even if u don't say goodbye to me

      Delete
    3. Congrats of ur success, bruh 🤘🏻
      I'm happy of it

      Delete
    4. Bahaya! I miss u everyday, Bruhh!

      Delete
    5. Ternyata ngereply cuma iseng doang. Engga si, memang hak dia. Saya aja yg berharap lebih. Xixi

      Delete
    6. Misii, mau nyanyiii

      Dan apabila tak bersamamu, kupastikan kujalani dunia tak seindah kemarin~
      Ea!

      Delete
    7. Selain hobi ngelukis dan nulis, sekarang nambah suka ngomong sendiri. Suka insecure sama diri sendiri. Udah people pleaser, silent treatment pulaa. Coba aja ada ibu peri kaya di film Cinderella, biar bisa ngehibur dan bikin langit kamar jadi gemerlap

      Delete
    8. Silent treatment is not bad, but he doesn't like it

      Delete
    9. I know, i'm not the one n only. I'm just nobody

      Delete
    10. Okayy, i know it now. Sorry if i trouble u. I promise yesterday is the last day. Gbyeee

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

6| Masikah Kita Menjadi Seorang Indonesia Hari Ini?

8| Dibalik Kelezatan Mie Instant

5 | Between Us and The Others